Entri Populer

26 Apr 2011

Lelang Penyebab Minimnya Penyerapan Anggaran

Terhambatnya penyerapan anggaran tersebut, bukan disebabkan karena menurunnya kinerja melainkan karena proses lelang. Hal ini jelas akan menghambat penyerapan anggaran pada triwulan berikutnya.
Demikian disampaikan Kabag Administrasi Pembangunan, Gunawan Setijadi  melalui Kasubag Pemberitaan Penjaringan Informasi, Tohari di kantornya, Senin (25/4/2011) dikantornya.
Gunawan menolak biang kelambanan ini diakibatkan adanya sistim pembuatan Surat Pertanggungjawaban  (SPJ) yang berbelit-belit. “Tidak benar kalau kelambanan ini hanya akibat dari sistim SPJ. Banyak hal yang membuat terserapnya dana tersebut, diantaranya sistim lelang”. ujarnya.
Menurut Gunawan, beberapa rekanan yang mengerjakan proyek skala kecil, yang nilainnya antara Rp. 100 – 150 juta, mereka tidak langsung mencairkan dananya, melainkan menalangi dulu hingga proyeknya selesai.
“Kami yakin, pada saatnya nanti para SKPD akan secara bersamaan mencairkan anggarannya. Kami tidak khawatir, mengingat kami juga telah mengadakan klarifikasi pada beberapa program kegiatan dari masing-masing SKPD. Sesuai rekap data terbaru, pada akhir triwulan, yaitu  bulan berjalan April 2011, ada beberapa percepatan penyerapan”, ujarnya tanpa merinci prosentasenya.
Adanya kekhawatiran tidak terserapnya seluruh anggaran tahun 2011 pada saatnya nanti, yaitu pada akhir Desember 2011, sangat beralasan. Untuk itu, lanjut Gunawan, pihaknya akan terus memantau dan turun kelapangan untuk membantu SKPD dalam pelaksanaan program yang telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011, baik bantuan administrasi maupun bantuan pengarahan program (zai)

22 Apr 2011

100 YATIM DARI 7 DESA KORBAN BANJIR MENDAPATKAN LAYANAN KESEHATAN DAN UANG SAKU



Sebanyak 100 anak yatim korban banjir dari 7 desa mendapatkan perhatian serius dari yatim mandiri berkerja sama dengan PUSKESMAS Jl.Gubernur Suryo Gresik,Selain mendapatkan layanan kesehatan ( nama program YES artinya Yatim energik sehat ) juga mendapatkan uang saku ( nama program SAHABAT artinya saku harian bermanfaat ),ketika di periksa maka mendapatkan banyak di jumpai penyakit gatal-gatal hawatir selain dampak dari banjir juga serangan ULAT BULU yang saat ini lagi menyerang permukiman warga selain penyakit gatal-gatal juga ada yang mempunyai penyakit lambung,penyakit mata,kurang nafsu makan dll.setelah diperiksa kesehatan semua anak yatim yang hadir disaat itu mendapatkan obat-obatan dan vitamin,juga mendapatkan uang saku,selama ini anak-anak yatim sangat kesulitan dan bingung untuk memperoleh uang saku setiap hari,bahkan rela dari pagi sampai sore untuk menahan makan sedangkan teman-teman yang lain mereka setiap waktu istirahat selalu membeli makanan dan minuman,inilah ungkapan Rahmad Hidayat sedangkan Lailatul,setiap hari berjalan kali pulang pergi lima kilometer,inilah semangat anak,Lain juga cerita Husna setiap berangkat sekolah jarang sarapan pagi,bahkan uang saku setiap hari kadang-kadang ada kadang-kadang tidak ada,anak yatim ingin sukses seperti Rosulullah namun perlu perhatian dari semua pihak.Dan yang menarik disaat itu Kepala Cabang Yatim Mandiri Ach Zaini Faisol mengajak anak-anak Yatim untuk bangkit dan semangat dengan yel-yel dan permainan,dengan sambutannya syarat menjadi orang sukses ada 3 :
1.       Harus banyak berfikir menjadi orang sukses,artinya banyak belajar
2.       Banyak berkumpul dengan orang sukses
3.       Jangan perna merasa sukses artinya tidak sombong
Sedangkan sambutan kepala PUSKESMAS dr.Peki berterimahkasih kepada Yatim Mandiri yang telah berkerjasama,perlu kiranya hal ini harus ada kemitraan yang kuat mengingat nasib kesehatan anak-anak yatim perlu kita pikirkan bersama karena amal ini yang sangat mulya disisi Allah dan RosulNya semoga kita diberikan kekuatan oleh Allah untuk berbagi khusus untuk anak-anak yatim
Program ini diadakan setiap bulan oleh Yatim Mandiri Cabang Gresik,dengan dana yang sangat terbatas maka program ini kami lakukan secara bergantian meliputi anak-anak yatim Gresik dan Lamongan,agar semua anak yatim yang ada bisa menikmati manfaat Yayasan Yatim Mandir.(zai)


6 Apr 2011

Telan Rp 1,16 T, Penyusun Anggaran Gedung Baru DPR Mulai Terkuak

Darul Siska, Ketua Tim Pengarah Peningkatan Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat periode 2004-2009, membantah keras proyek pembangunan gedung baru muncul di era parlemen sebelumnya. "Itu fitnah," katanya saat dihubungi VIVAnews, Rabu 6 April 2011.

Darul menjelaskan, sampai masa jabatan DPR periode 2004-2009 berakhir, tak pernah ada anggaran untuk pembangunan gedung. Dalam APBN 2010 yang disahkan pada 30 September 2009 atau sehari sebelum pergantian ke DPR yang baru, anggaran yang ada hanya untuk menggelar sayembara penataan kompleks gedung DPR.

"Jadi tak mungkin ada anggaran triliunan rupiah untuk membangun gedung, paling ada ratusan juta rupiah yang itu untuk renovasi dan sayembara," kata politikus Partai Golkar itu. Soal sayembara ini juga dikonfirmasi Ketua DPR periode 2004-2009 Agung Laksono. Menurut Agung, hasil sayembara itulah maka tercipta gedung monumental yang khas jika dibandingkan dengan gedung parlemen di dunia.

"Kekhasan terlihat dari contoh bentuk atap yang menyerupai sayap burung garuda," kata Agung dalam Pidato pembukaan workshop penataan ulang kawasan kompleks MPR/DPR/DPD di Gedung Nusantara IV, 24 Juni 2009.

Dan workshop penataan ulang kompleks gedung DPR ini, kata Darul Siska, tidak menggantikan peran sayembara seperti disampaikan Sekjen DPR Nining Indra Saleh pada Selasa 5 April 2011 kemarin. Workshop itu justru memberikan acuan kerangka sayembara. Namun sayembara ini gagal dilaksanakan karena terbatasnya masa bakti DPR periode 2004-2009.

Karena itu, Darul membantah pernyataan Ketua DPR periode 2009-2014 bahwa anggaran pembangunan gedung sudah ada sejak awal dia memimpin parlemen. "Coba dicek saja APBN 2010," kata Darul. "Anda telusuri saja."

Dan Darul sepertinya benar. Pada 1 September 2010 lalu, Ketua Badan Anggaran DPR Melchias Mekeng menyatakan, anggaran pembangunan gedung baru terdapat dalam APBN Perubahan 2010 yang disahkan awal Mei 2010 yakni sebesar Rp250 miliar.

Pembangunan itu disetujui oleh Badan Anggaran dalam APBN Perubahan 2010 karena pembangunan ini dinilai sangat penting. Bagaimana tidak, institusi lembaga negara seperti DPR harus menunjukkan imej yang baik bagi masyarakat dan semuanya. Soal anggaran, Mekeng mengatakan, telah disetujui secara bertahap sejak 2010 sampai 2013.

Marzuki Alie sendiri, pada Jumat 6 Agustus 2010, pernah menyatakan, total anggaran yang diperlukan ditaksir mencapai Rp1,16 triliun. Dananya akan diturunkan secara bertahap, tidak sekaligus dalam satu waktu. Untuk tahun pertama ini, tutur Marzuki, dana yang sudah disediakan sebesar Rp250 miliar (yang terdapat dalam APBN Perubahan 2010 yang disahkan 3 Mei 2010). Anggaran itu meliputi pembangunan fisik gedung, sampai perlengkapan IT (teknologi informasi), dan instalasi listrik.

Gedung baru DPR RI direncanakan memiliki luas 161.000 meter persegi yang tersebar di 36 lantai. Setiap anggota DPR nantinya menempati ruangan seluas 120 meter persegi, untuk ditempati bersama lima staf ahli dan satu asisten pribadi mereka.

Belakangan, setelah protes keras, usulan ini direvisi lagi. Rencana luas ruangan untuk anggota DPR diperkecil jadi 111 meter persegi. Namun, total dana seperti diungkap pada awal 2011 ini, tak jauh berbeda, masih Rp1,1 triliun. Dan desain gedung yang dipakai pun tak jauh berubah, masih berupa U terbalik.

23 Feb 2011

600 ANAK YATIM, LAYANGKAN CITA-CITANYA DENGAN BALON KEUDARA



Beragam keinginan 600 anak Yatim Piatu saat mereka oleh panitia Yayasan Yatim Mandiri disodori secarik kertas untuk menulis keinginan dan cita-citanya pada Selasa (22/2). Husnah Nabila misalnya, bocah kecil asal telogopok Gresik ini menulis menjadi Mubalik. Sedang Tri Cahya menulis keinginannya menjadi dokter.

Sementara Mulia Rahmat menulis cita-citanya ingin menjadi Presiden. Ternyata ada juga anak yang menulis keinginan dan cita-citanya menjadi Pak Qosim, ketika ditanya alasannya Pak Qosim ganteng dan pinter ceramah. Itulah gambaran sekelumit dari 600 anak Yatim Piatu yang saat itu akan menerima bingkisan dari Yayasan Yatim Mandiri.

Setelah ditulis, kemudian kertas-kertas itu diikat benang ke balon dan diterbangkan keangkasa dari halaman kantor Bupati Gresik. Tentu saja terlebih dahulu diiringi doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik, Drs. Muhammad Qosim, M.Si. "semoga Allah SWT. mengabulkan keinginan kita bersama, amiin" Ujar Qosim yang dibarengi dengan pelepasan balon cita-cita keudara oleh ratusan Yatim piatu.

Pecahlah sorak sorai para Yatim piatu melepas balon-cita-citanya keudara. Sesekali mereka komat-kamit seperti berdoa lalu mengusap kedua tangan kewajahnya. Hal ini juga diikuti oleh guru, pembimbing, serta seluruh undangan yang hadir.

Ceria para yatim piatu itulah yang diharapkan oleh Yayasan Yatim Mandiri yang saat itu secara menyerahkan beasiswa total senilai Rp. 352.520.000,- kepada 1656 Yatim Piatu se Kabupaten Gresik. Penyerahan beasiswa ini simbolis dilaksanakan oleh Wakil Bupati Gresik, Drs. Muhammad Qosim, M.Si di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik kepada 600 anak yatim dari 35 Panti Asuhan dan 88 koordinator Yatim se Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya Wabup menyatakan terima kasih kepada Yayasan Yatim Mandiri yang telah ikut membantu Yatim Piatu di Kabupaten Gresik. Program peduli Yatim Piatu ini merupakan program Kami, dan atas persetujuan DPRD Gresik kami telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 3 milyar. Sesuai data dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Gresik, sampai saat ini jumlah Yatim Piatu se Kabupaten Gresik tercatat 14 ribu.

"Kami berharap kepada yayasan Yatim Mandiri agar kedepan jumlah beasiswa untuk Yatim Piatu di Kabupaten Gresik bisa lebih besar dengan cakupan yang lebih luas" ujar Qosim yang diangguki oleh segenap undangan yang terdiri dari Muspida, Pejabat Pemkab Gresik, rombongan crew dari yayasan Yatim Mandiri dan para pengasuh yayasan Yatim Piatu serta koordinator Yatim Piatu.

Sementara Direktur Yatim Mandiri Cabang, Ahmad Zaini Faisol menyebutkan, jumlah donatur Yatim Mandiri se Kabupaten Gresik sebanyak 8.000 donatur dengan total dana yang terkumpul sebanyak Rp. 200 juta tiap bulan. Dana itu kami alokasikan untuk beberapa program yaitu antara lain beasiswa totalnya sebesar Rp. 350 juta/semester, program pembelian alat sekolah, pembayaran guru exellent yatim sukses, uang saku harian yatim, layanan kesehatan yatim, operasional mobil ambulan, bantuan gizi, pelatihan, dan pelatihan entrepreuneur untuk yatim piatu remaja

7 Feb 2011

Ibu Dewan... Kapan Kapal Ke Bawean?





Miftahol Jannah anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi Partai Golkar, hari ini (minggu, 6/2/2011) melakukan kunjungan ke penginapan warga Bawean di dekat pelabuhan Gresik. Pertama mengunjungi Penginapan Putra Bawean, dilanjutkan ke Pondok Hasan dan terakhir ke Penginapan Wisata.

Warga yang ditemui spontan bertanya kepada wakil rakyat dari Pulau Bawean, "Ibu Dewan, kapan ada kapal ke Bawean?," tanyanya.

Miftahol Jannah menjawab, "Sudah dikoordinasikan dengan Bupati Gresik, menunggu hasil besok. Mudah-mudahan besok ada solusi untuk mendatangkan kapal besar, agar semua warga bisa segara pulang ke Bawean,"jawabnya,

Warga mendengar informasi sudah diusahakan, terlihat pancaran kegembiraan terlihat dari raut wajah ditunjukkan. Sebelumnya, terlihat kegelisan dan kebingungan disebabkan tidak ada kejelasan untuk pulang ke Pulau Bawean.

"Bersabar yach ibu, mohon maaf kondisi tidak adanya kapal disebabkan faktor tingginya gelombang, bukan kesengajaan. Pemerintah sudah berusaha, semoga besok ada kapal bantuan untuk berangkat ke Pulau Bawean,"papar Miftahol Jannah.

Sebagian besar calon penumpang di penginapan adalah warga Bawean yang pulang dari Malaysia. Terlihat banyak tumpukan barang sebagai oleh-oleh pulang kampung.

Jumlah calon penumpang yang berada di Gresik, diperkirakan 600 orang sampai 700 orang. Semua penginapan sudah full, sebagian memilih berada dibagian luar tidak dapat kamar penginapan

Kemelut Politik di Mesir Pelajaran bagi Para Pemimpin

GP - Jakarta, Peristiwa kemelut politik di Mesir hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi para pemimpin dunia, termasuk di Indonesia.

Hal itu dikatakan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di Jakarta. Menurutnya, dalam hal ini, para pemimpin jangan bermain-main dengan aspirasi rakyat, terutama untuk masalah kemiskinan dan pengangguran.

Din mengatakan, konflik politik di Mesir bersifat vertikal antara rakyat dan pemerintah, yang dipicu oleh persoalan kemiskinan dan pengangguran di Mesir yang jumlahnya cukup tinggi. Selain itu, Presiden Husni Mubarak juga merupakan seorang pemimpin dunia yang cenderung otoriter dengan berkuasa selama 30 tahun.

Dengan demikian, menurut Din, kondisi itu membuat rakyat Mesir melakukan protes dan protes tersebut tidak dapat diremehkan, dimana jika kondisi buruk di Mesir tetap berlanjut maka dikhawatirkan akan berdampak pada efek domino terhadap kondisi politik dalam negeri di negara-negara lain, dan bukan tidak mungkin termasuk Indonesia.

Untuk itu, Din mengatakan, agar tidak berdampak kepada kondisi politik Indonesia kedepan, maka menjadi pelajaran berharga bahwa pemerintah tidak lagi suka bermain-main dengan aspirasi rakyat, terutama menyikapi masalah kemiskinan dan pengangguran.

Setiap masalah, kata dia, agar tidak ditutup-tutupi tetapi lebih baik seluruh elit politik dapat bekerjasama untuk mencari solusi yang terbaik, sehingga diharapkan konflik vertikal di Mesir tidak menjalar ke Indonesia. (dar)

Dua Pemain Lagi Tercoret Dari Timnas U-23

7/2/2011 14:41 WIB


  GP, Tangan dingin pelatih Timnas U-23 kembali memakan korban, kali ini dua pemain tercoret dari skuad yang akan tampil pada ajang Pra-Olimpiade tersebut. Kedua pemain tersebut juga tidak akan dibawa ke Hongkong untuk uji coba.

"Dua pemain dipulangkan," kata Asisten Pelatih Timnas Woflgang Pikal singkat.

Kedua pemain yang dicoret tersebut adalah  Burhanudin Nihe dari Persigo Gorontalo dan striker Riski Novriansyah dari Persijap Jepara.

Dengan demikian skuad Timnas U-23 kini dihuni 22 pemain, dan rencananya semua pemain tersebut akan diboyong ke Hongkong pada 8 Februari nanti. (dar)

SBY Instruksikan Investigasi Menyeluruh Insiden Ahmadiyah


Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan investigasi menyeluruh terhadap insiden penyerangan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Siapa yang bersalah dan melanggar hukum, harus diberikan sanksi.

"Terhadap ini saya telah instruksikan untuk investigasi menyeluruh. Untuk mengetahui sebab akibat dan kejadian sebenarnya. Dengan tujuan siapa yang lalai, bersalah, melanggar hukum harus diberikan sanksi," tegas SBY dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (7/2/2011).

Sebelumnya Presiden SBY menyatakan sangat menyesalkan terulangnya aksi kekerasan yang dipicu masalah agama. Terlebih sebenarnya aksi kekerasan tersebut bisa dicegah tetapi pencegahan tidak cukup efektif dilakukan baik oleh aparat keamanan atau pemda setempat.

"Yang sangat memprihatinkan, terjadi korban jiwa dan luka-luka," sambung SBY.

JADIKAN OLAH RAGA MILIK RAKYAT



Pada tahun 1985 hingga tahun 1995 perkembangan olah raga di Kabupaten Gresik mulai kecamatan hingga desa sangatlah pesat, hal ini terbukti di beberapa desa banyak club-club bola Volly maupun sepak bola, bertebaran, bahkan di setiap tahun selalu ada pertandingan antar club. Namun dengan perkembangan zaman, justru sebaliknya club-club yang pernah berjaya di Kab Gresik berangsur-angsur hilang di telan bumi, ini sangat memprihatinkan sekali kondisi olah raga di Gresik, saya berharap dengan pengurus yang baru ini mampu menggali dan menciptakan atlet-atlet handal dan ini tantangan bagi p[ara pengurus. demikian disampaikan Bupati Gresik Dr. Ir. Sambari Halim radianto, ST. M.Si saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus KONI Kab Gresik masa bhakti 2011 - 2015 di gedung Mandala Bahakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik, sabtu 29 januari 2011.

Sementara itu Ketua Umum KONI Jatim Gus Ipul sangat yakin Gresik akan mampu menciptakan atlet-atlet handal, karena Bupatinya saja mulai awal sambutan hingga akhir sangat semangat dan antusias untuk menjadikan Gresik sebagai gudang atlet. Saya sangat bangga Gresik yang merupakan Daerah pertama Industri, tak tergoyahkan
dengan perkembangan Industrialisasi, kehidupan masyarakat Gresik sama seperti dahulu kala.

Di jelaskan bahwa sudah saatnya olah raga menjadi industri, jika ingin berkembang lebih baik. yang penting olah raga itu mampu menciptakan prestasi, meningat Jawa Timur gudangnya para atlet dan juga terkenal sebagai daerah pembibitan para atlet, jadi tak heran jika para atlet berprestasi rata-rata berasal dari Jawa Timur. Ingatnya

Gus ipul juga berpesan kepada ketua Umum KONI Kab Gresik Drs. Moch Qosim M.Si agar memilih cabang olah raga andalan, artinya semua olah raga di urus, tapi harus ada cabang olah raga andalan di Gresik, pembibitan dan pembinaan atlet bisa cari di kampung-kampung di sinilah banyak benih-benih atlet yang kadang tak terwadahi, dan
jadikan olah raga milik rakyat.

Diingatkan memang menjadi ketrua KONI sangat berat namun jika program-programnya di dukung Bupati, saya yakin olah raga akan cepat berkembang

STAFF HUMAS PEMKAB GRESIK RAMAI-RAMAI DONOR DARAH



Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2011, Komunitas Wartawan Gresik (KWG) bekerjasama dengan PMI Cabang Gresik menggelar kegiatan donor darah di Balai Wartawan hari ini jum'at 4 pebruari 2011. Kegiatan amal ini diikuti sekitar 35 warga, termasuk staf Humas Pemkab Gresik juga ikut berpartisispasi.

Kegiatan Donor darah di awali oleh Kabag Humas Pemkab Gresik Andy Hendro Wijaya di lanjutkan oleh para staf humas. Namun demikian beberapa staf hunas terpaksa tidak bisa di ambil darahnya terkait dengan aturan yang di terapkan pihak PMI Gresik diantaranya yaitu HB rendah serta setelah operasi kurang 1 tahun. Kabag Humas Pemkab Gresik usai di ambil darahnya menjelaskan bahwa kami sengaja mengajak seluruh Staf Humas untuk berpartisispasi berdnor darah, mengigat stock darah di Kab Gresik kadang mengalami kekurangan, semoga dengan berdonor darah bias memberikan bantuan kepada masyarakat lain yang membutuhkan, kita saling membantu antar sesame, karena setets darah nyawa bagi yang membutuhkan, jelasnya. sementara itu Ketua Komunitas Wartawan Gresik (KWG), M.Zaini mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun terkait menyambut Hari Pers Nasional. Selain itu, kegiatan donor darah ini merupakan kepedulian wartawan terhadap masyarakat sekitar.

"Kami memang ingin menjadikan kegiatan donor darah sebagai tradisi yang berkembang di tengah masyarakat. Bagaimanapun, kondisi supply darah seringkali begitu terbatas dibanding demand -nya yang terus berkembang. Apalagi, donor darah sendiri bila dilakukan secara teratur bisa berdampak positif bagi kesehatan pendonor," katanya, (dwi)